CONTOH NASKAH PIDATO UNTUK MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA TAHUN 2015

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia (Wikipedia). Peristiwa sumpah Pemuda menggaris bawahi bahwa Pemuda adalah harapan Bangsa

Dalam ejaan aslinya Sumpah Pemuda itu tertera sebagai berikut (Jakarta.go.id):

Pertama: Kami poetra dan poetry Indonesia, mengakoe bertoempah darah yang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa yang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga: Kami poetra dan poetry Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Untuk membangkitkan semangat bangsa dan para pemuda untuk membangun bangsa Indonesia setiap tahun diselenggarakan peringatan peristiwa Sumpah Pemuda ini baik oleh Pemerintah, Organisasi Pemerintan maupun Organisasi di luar Pemerintah.

Dalam peringatan ini disampaikanlah Pidato yang baik untuk menambah kekhidmatan dalam mengenang sejarah penting bangsa sekaligus untuk mengingatkan cita cita bangsa yang dahulu pernah di ikrarkan bersama.

******

Pidato yang baik dapat di buat berdasarkan sistematika yang benar, Sistematika atau kerangka naskah pidato meliputi:
1. Pendahuluan: Salam pembuka; Tujuan; Latar belakang; Permasalahan
2. Pokok Bahasan (Materi): Data; Pemecahan masalah; Rencana dll.
4. Penutup: Kesimpulan; Saran; Salam penutup.

Berikut adalah contoh pidato untuk memperingat hari Sumpah Pemuda:


*****************************************************************************
Contoh Naskah Pidato Singkat Ketua Organisasi Pemuda, Apel Siaga Peringatan Sumpah Pemuda Tahun 2015  Pemuda Membangun Bangsa Tangguh.
*****************************************************************************


1. Pendahuluan:

Assalamualaikum Warakhmatullahi Wabarakkatuh
Selamat pagi, Salam Sejahtera untuk kita semua.

Yang terhormat semua tamu undangan,
Yang terhormat semua sesepuh, pinisepuh Pemuda Membangun Bangsa Tangguh.
Dan kepada semua Pengurus, maupun Anggota Pemuda Membangun Bangsa Tangguh yang membanggakan.

Bertanah air satu tanah air Indonesia..!
Berbangsa satu bangsa Indonesia…!
Berbahasa satu bahasa Indonesia…!

Hidup Pemuda Indonesia..!
Hidup Bangsa Indonesia..!

Marilah kita panjatkan puji syukur pada Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua, sehingga dihari ini Rabu tanggal 28 Oktober 2015 kita dapat berkumpul di tempat dan waktu yang baik dengan keadaan sehat wal afiat untuk ikut serta melaksanakan Apel Siaga Peringatan Sumpah Pemuda Tahun 2015  Pemuda Membangun Bangsa Tangguh.

Melalui pelaksanaan apel siaga ini semoga akan menginpirasi dan meningkatkan rasa cinta anggota organisasi Pemuda Membangun Bangsa Tangguh, juga para Pemuda dan kita semua pada tanah air, bangsa dan negara kita Republik Indonesia, meningkatkan jiwa patriotisme – nasionalisme, dan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Amien.

Dari jaman ke jaman terbukti bahwa  peran para pemuda bagi bangsa sangatlah besar apalagi bagi bangsa Indonesia, dengan adanya sumpah para pemuda telah menginspirasi seluruh bangsa untuk bersatu.

Namun dewasa ini keadaan sangat menghawatirkan dengan maraknya gerakan terorisme, penyalahgunaan narkoba, dan penyalahgunaan pemakaian internet untuk melakukan kejahatan pada beberapa peristiwa diinisiasi oleh para pemuda. Banyak orang tua mengeluh para pemudanya malas bekerja, malas bersosialisasi, malas belajar hanya suka ngegame. Astaqfirullah..!

Mau kau bawa ke mana bangsamu hai para pemuda..?

2. Pokok Bahasan (Materi):

Hai Para Pemuda dan seluruh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari Negeri ini, ayo kita lakukan kegiatan yang positif untuk memajukan bangsa dan Negara kita. Seperti para pemuda tempo dulu bahkan di tahun 1928 telah mempunyai tekat untuk meyatukan seluruh bangsa dengan Sumpahnya:

1. Kami poetra dan poetry Indonesia, mengakoe bertoempah darah yang satoe, tanah Indonesia.
2. Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa yang satoe, bangsa Indonesia.
3. Kami poetra dan poetry Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Sebagai pemuda maupun sebagai masyarakat minimal kita bisa melakukan kegiatan sebagai berikut:
1. Meningkatkan ilmu maupun keterampilan untuk membangun bangsa.
2. Melakukan kegiatan yang mendukung perbaikan kehidupan masyarakat,
3. Bekerja atau berusaha dibidang yang bisa meningkatkan harkat, martabat bangsa dan yang bisa mensejahterakan masyarakat.
4. Tidak berusaha dalam bidang yang melanggar hukum, berpotensi melanggar hukum ataupun etika bangsa.
5. Memberi masukan maupun kritikan yang membangun pada pihak pemegang pemerintahan
6. Mendukung program program Pemerintah yang sedang dilakukan untuk mengakselerasi pencapaiannya.

Sebagai generasi muda Republik ini kita harus bisa menjadi generasi yang membuat negara tercinta kita maju, makmur, tenang – tenteram yang berkeadilan dengan ikut mendukung Pemerintah secara tulus dan total.

Jangan sampai Generasi Muda sekarang bersikap individualistis (kehilangan nilai-nilai budi pekerti yang luhur serta semangat untuk hidup bergotong royong dan saling membantu), bersikap hedonisme (hura hura, mabuk mabukan, nge-drug (narkoba), nge-game, hanya suka cengengesan  dll), lupa daratan sehingga membobrokkan moral (dekadensi) dan memerosotkan nilai nasionalisme dan patriotisme bangsa.

Cobalah kita ingat perjuangan para pahlawan dari para pemuda kita yang telah menancapkan tonggak persatuan bangsa melalui sumpah pemuda, yang ikut serta merebut  kemerdekaan dari tangan penjajah. Mereka telah menyerahkan jwa raga demi bangsa ini dengan berdarah darah. Oleh karena itu semua para pemuda dan seluruh bangsa Indonesia sebagai generasi penerus wajiblah kiranya untuk menghormati dan menghargai jasa dan cita cita para pahlawan.

Dalam mengatasi dekadensi moral dan kemerosotan yang diperlukan adalah persatuan seluruh elemen bangsa dengan nasionalisme-patriotisme kekinian diantara kita semua. Bentuk patriotisme-nasionalisme kekinian untuk mengatasi itu semua adalah: mengunakan sistem tatanegara dengan kearifan lokal (Pancasila) /bukan demokrasi liberal; lebih mencintai produksi dalam negeri dari pada produk luar negeri; mengunakan mata uang rupiah; mengkomsumsi hasil pertanian lokal; memetri budaya sendiri, menyukai masakan lokal (asli Indonesia) dll.

Marilah generasi muda Indonesia kembali bangkit, ingat isi sumpah pemuda. Yakinilah… kita mampu membuat perubahan untuk bangsa yang sangat kita cintai, perubahan yang menuju kebaikan, menuju kemuliaan sesuai cita cita para pahlawan bangsa.



3. Penutup

Yang terhormat semua tamu undangan, sesepuh, pinisepuh, semua pengurus, maupun anggota Pemuda Membangun Bangsa Tangguh yang membanggakan.

Bangsa ini telah mengalami kemajuan, namun kini agak kurang menggembirakan, sebagai generasi muda penerus bangsa dan Anggota Organisasi Pemuda Membangun Bangsa Tangguh seyogyanya harus bekerja keras dengan segenap tenaga, ide, nasionalisme dan patrioptisme semoga mampu memberikan perubahan yang baik untuk bangsa di seluruh Indonesia

Demikian yang dapat saya sampaikan apabila terdapat kata-kata yang kurang tepat dan membuat tidak berkenan dihati hadirin sekalian kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Bertanah air satu tanah air Indonesia..!
Berbangsa satu bangsa Indonesia…!
Berbahasa satu bahasa Indonesia…!

Hidup Pemuda Indonesia..!
Hidup Bangsa Indonesia..!
Selamat berjuang…! 

Wasalammualaikum Warahmatullahi wabarakatuh


DAFTAR PUSTAKA

Jakarta.go.id, 2015. “Sumpah Pemuda”. Jakarta.go.id Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta.  © 1995 - 2010 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta. Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1. Website: http://www.jakarta.go.id/web/encyclopedia/detail/3036/Sumpah-Pemuda

Wikipedia, 2015. “Sumpah Pemuda”. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Website: https://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda

 Penulis drh. Giyono Trisnadi

******

PENTING UNTUK PETERNAKAN: