BAHAYA JAJANAN BAGI ANAK DISEKOLAH

Pangan sebagai Jajanan Anak Sekolah yang kurang higienis dapat menjadi penyebab keracuanan atau terkena penyakit dengan perantara makanan (foodboene disease). Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa makanan yang dijajakan di sekolah kurang higienis dan menjadi penyebab masalah kesehatan pada anak sekolah sehingga mengganggu proses belajar mereka. 

PERSYARATAN DAN STANDAR LABORATORIUM

Laboratorium harus dilengkapi dengan fasilitas untuk kegiatan administrasi, pengujian, dengan keamanan yang maksimal. Pemenuhan standard dimaksudkan untuk menjaga keamanan dan keselamatan, pekerja laboratorium yang bekerja di dalam laboratorium terutama yang bekerja dengan mikroorganisme atau bahan kimia berbahaya dan keamanan masyarakat pada umumnya. 

SHIGELLOSIS PENULARAN, GEJALA, PENCEGAHAN DAN PENGOBATANNYA

Pertumbuhan mikroorganisme dalam pangan memegang peran penting dalam pembentukan senyawa yang memproduksi bau tidak enak dan menyebabkan makanan menjadi tak layak makan, apalagi yang berasal dari hewan adalah media yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme. Beberapa mikroorganisme yang mengkontaminasi makanan dapat membahayakan kesehatan manusia, contohnya Shigella sp.

PERSAYARATAN EKSPOR SARANG BURUNG WALET INDONESIA KE CINA, TERKAIT ADANYA ISU CEMARAN NITRIT

Sampai akhir tahun 2014, ekspor produk sarang burung walet ke Tiongkok belum bisa dilakukan secara langsung dan masih dalam negosiasi walaupun protokol kerjasama sudah ditanda tangani sejak bulan April 2012. Beberapa hal yang menjadi hambatan yaitu adanya masalah teknis yang belum disepakati antara lain terkait dengan peninjauan ke rumah burung walet dan tempat proses  oleh tim dari Tiongkok (CNCA)

ANIMAL WELFARE (KESEJAHTERAAN HEWAN) DI KARANTINA HEWAN INDONESIA

Karantina Hewan  sebagai institusi yang mengawasi lalu lintas hewan di pintu pemasukan /pengeluaran menjadi wajib untuk mengetahui, memperhatikan dan turut serta mengawasi penerapan kesejahteraan hewan atas semua hewan yang di lalu lintaskan yang terkait erat dengan kelayakan alat angkut sebagaimana amanat pada pasal 55 PP No. 82 Tahun 2000.

PENYAKIT EQUINE PIROPLASMOSIS PADA KUDA, TEKNIK PENERIKSAAN LAB DAN KETENTUAN VAKSINASINYA

Equine Piroplasmosis adalah penyakit protozoa bersifat tick-borne pada kuda, bagal, keledai dan zebra. Etiologi  agen penyakit adalah parasit darah Theileria equi dan Babesia caballi. Thelieria equi sebelumnya termasuk atau digolongkan sebagai Babesia equi. Hewan yang terinfeksi mungkin tetap sebagai pembawa parasit (karier) ini untuk waktu yang lama dan bertindak sebagai sumber infeksi.

PENYAKIT INFLUENZA PADA KUDA (EQUINE INFLUENZA), TEKNIK PEMERIKSAAN LAB DAN KETENTUAN VAKSINASINYA

Deskripsi penyakit: Equine influenza adalah infeksi saluran pernafasan akut pada kuda, keledai, bagal dan zebra yang disebabkan oleh dua subtipe yang berbeda (H7N7, sebelumnya equi-1, dan H3N8, sebelumnya equi-2) dari virus influenza A dalam genus lnfluenzavirus A dari keluarga Orthomyxoviridae. Virus dari subtipe H7N7 belum terisolasi sejak akhir 1970-an. 

PENTING UNTUK PETERNAKAN: